Offcanvas bottom
Mobile Legends

Sanz Rehat? Ini yang Harus Dilakukan ONIC Tanpa Mid Lane Penggendong

Ditulis Oleh TurboGames Pada September 16, 2026 07:45 AM

banner
    • Sanz harus absen di Week 5 MPL ID S18 karena kondisi kesehatan dan ONIC harus bermain tanpa salah satu pemain terpentingnya.
    • Ssamuel yang dimainkan sebagai mid laner belum mampu membawa ONIC meraih kemenangan setelah kalah dari Geek Fam dan Alter Ego.
    • Jika Sanz harus menepi lebih lama, ONIC perlu segera membangun chemistry dengan mid laner pengganti, terutama bersama Kiboy dan Kairi.
    • Trio mid, roamer, dan jungler ONIC harus kembali menemukan koneksi agar perubahan di posisi mid lane tidak menjadi celah yang bisa dieksploitasi lawan.

 

  • Ayo top up diamond MLBB kalian di Dunia Games sekarang!

 

Penulis: Redzi Arya Pratama

ONIC Esports harus menjalani Week 5 MPL ID Season 18 tanpa salah satu pemain paling penting dalam permainan mereka, Sanz. Sang mid laner harus absen karena kondisi kesehatan dan tidak tampil ketika ONIC menghadapi Geek Fam serta Alter Ego.

Absennya Sanz langsung menjadi masalah besar bagi ONIC. Pasalnya, dalam dua pertandingan tersebut, Ssamuel yang sejatinya berposisi sebagai roamer harus menjalankan tugas sebagai mid laner. Hasilnya, ONIC harus menerima dua kekalahan beruntun.

ONIC kalah 1-2 dari Geek Fam pada pertandingan pertama Week 5. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan perdana Geek Fam di MPL ID Season 18. Dua hari berselang, ONIC kembali gagal ketika menghadapi Alter Ego dan kalah dengan skor 0-2.

Sanz sendiri sebelumnya menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa bermain pada pekan tersebut karena sedang sakit. Belum ada informasi resmi mengenai berapa lama dirinya harus menjalani pemulihan atau kapan bisa kembali bermain bersama ONIC.

Situasi tersebut membuat ONIC harus bersiap menghadapi kemungkinan kehilangan Sanz untuk periode yang lebih panjang. Jika memang harus mencari alternatif di posisi mid lane, pekerjaan rumah ONIC jelas tidak sederhana. Sanz sudah menjadi bagian penting dari perjalanan tim dalam beberapa musim terakhir dan chemistry yang terbangun bersama Kiboy serta Kairi tidak bisa digantikan begitu saja.

Sanz Absen, ONIC Kehilangan Otak Permainan

Sanz Rehat

Sanz bukan sekadar pemain yang berdiri di posisi mid lane. Dalam sistem permainan ONIC, dirinya sudah sangat lama menjadi bagian dari pusat koordinasi permainan bersama pemain-pemain inti lainnya.

Kombinasinya dengan Kiboy dan Kairi menjadi salah satu kekuatan utama ONIC. Kiboy sebagai roamer dapat membuka informasi dan menciptakan momentum, sementara Kairi memiliki tugas mengontrol jungle serta objektif. Sanz berada di antara keduanya untuk membantu menerjemahkan informasi tersebut menjadi keputusan permainan.

Itulah mengapa pergantian mid laner tidak cukup hanya dengan mencari pemain yang memiliki mekanik bagus. ONIC membutuhkan sosok yang mampu memahami cara bermain Kairi dan Kiboy.

Kekalahan dari Geek Fam dan Alter Ego menjadi gambaran bahwa perubahan mendadak tersebut membutuhkan adaptasi. Ssamuel sendiri sebenarnya bermain di luar posisi utamanya sebagai roamer karena kondisi force majeure yang dialami Sanz.

ONIC Harus Secepatnya Klik dengan Mid Laner Baru

Jika Sanz harus beristirahat lebih lama, ONIC perlu segera menentukan solusi permanen. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membangun chemistry dengan mid laner pengganti.

Pemain baru tersebut tidak harus menjadi Sanz kedua. Justru, ONIC perlu mencari cara agar kekuatan individu sang mid laner bisa masuk ke dalam sistem yang sudah dibangun.

Kairi dan Kiboy menjadi dua pemain yang paling penting dalam proses tersebut. Keduanya sudah terbiasa membaca pergerakan Sanz selama bertahun-tahun sehingga perubahan komunikasi dapat memengaruhi tempo permainan.

Mid laner baru harus mampu memahami kapan mengikuti pergerakan Kairi, kapan membantu Kiboy membuka map, serta kapan bermain mandiri untuk mendapatkan prioritas lane. Detail kecil seperti ini bisa menentukan keberhasilan rotasi ONIC.

Trio ONIC Bisa Jadi Titik Eksploitasi

Salah satu pekerjaan terbesar ONIC adalah memastikan perubahan di mid lane tidak membuat trio Sanz-Kiboy-Kairi kehilangan bentuk permainan yang selama ini menjadi senjata mereka.

Lawan tentu akan mempelajari perubahan tersebut. Ketika mid laner baru belum sepenuhnya memahami pola permainan ONIC, area mid bisa menjadi sasaran tekanan. Dari sana, lawan dapat memutus koneksi antara mid laner dengan roamer maupun jungler.

ONIC harus mengantisipasi hal tersebut sejak awal. Bukan hanya melalui latihan mekanik, tetapi juga dengan membangun pola komunikasi baru.

Pada akhirnya, absennya Sanz memang menjadi kehilangan besar bagi ONIC. Namun, situasi ini juga bisa menjadi kesempatan untuk memperluas opsi permainan mereka.

Jika Sanz hanya membutuhkan waktu pemulihan singkat, ONIC harus memastikan sang pemain dapat kembali dalam kondisi terbaik. Jika ternyata absennya berlangsung lebih panjang, ONIC wajib memiliki sistem alternatif yang sudah matang.

Satu hal yang pasti, dua kekalahan di Week 5 menunjukkan bahwa perubahan posisi secara mendadak bukan solusi ideal. ONIC membutuhkan mid laner yang benar-benar bisa klik dengan Kiboy dan Kairi agar kekuatan mereka sebagai trio kembali menjadi senjata, bukan celah yang dapat dieksploitasi lawan.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.

Artikel Populer

Daftar Juara EWC 2026 Dari Semua Cabang Game dan Klasemen Club Championship
Esports

Daftar Juara EWC 2026 Dari Semua Cabang Game dan Klasemen Club Championship

August 17, 2026

Sapu Masalah EVOS Divine di Week 1, Semua Elemen Saling Gotong Royong!
Free Fire

Sapu Masalah EVOS Divine di Week 1, Semua Elemen Saling Gotong Royong!

August 24, 2026

Grand Final PMWC 2026 PUBG Mobile World Cup Day 1 Ditunda, Panitia Klarifikasi!
Mobile Legends

Grand Final PMWC 2026 PUBG Mobile World Cup Day 1 Ditunda, Panitia Klarifikasi!

August 15, 2026

Artikel Terkait

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Mobile Legends

MLBB Tier List Season 42: Cek Hero S-Tier Sebelum Push Rank!

MLBB Tier List Season 42: Cek Hero S-Tier Sebelum Push Rank!

TurboGamesSeptember 18, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Mobile Legends

Revamp Masha MLBB: Semua yang Berubah, Skill Baru, & Cara Bermain Terbaik

Revamp Masha MLBB: Semua yang Berubah, Skill Baru, & Cara Bermain Terbaik

TurboGamesSeptember 18, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Mobile Legends

EgaTzy Comeback EVOS, Kenapa Muezza Diganti?

EgaTzy Comeback EVOS, Kenapa Muezza Diganti?

TurboGamesSeptember 18, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Mobile Legends

3 Hero MLBB Terkuat Setelah Patch Update September 2026

3 Hero MLBB Terkuat Setelah Patch Update September 2026

TurboGamesSeptember 18, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Mobile Legends

Daftar Urutan Skin Season ML dari Season 1 sampai 42

Daftar Urutan Skin Season ML dari Season 1 sampai 42

TurboGamesSeptember 17, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Mobile Legends

Mempertanyakan Keputusan RRQ Datangkan Favian

Mempertanyakan Keputusan RRQ Datangkan Favian

TurboGamesSeptember 17, 2026