Mempertanyakan Keputusan RRQ Datangkan Favian
Ditulis Oleh TurboGames Pada September 17, 2026 09:30 AM

- RRQ Hoshi mendatangkan Favian sebagai pemain baru di sektor jungle dengan membawa pengalaman sebagai mantan juara MPL bersama TLID.
- Perjalanan Favian dalam beberapa waktu terakhir menjadi pertanyaan, terutama setelah tidak masuk roster TLID dan gagal memberikan hasil maksimal ketika dipinjamkan ke AC Esports di MPL MY.
- Kehadiran Favian juga menimbulkan pertanyaan karena Demonkite sebenarnya tidak tampil buruk secara individual dibandingkan sejumlah pemain RRQ Hoshi lainnya.
- Pada akhirnya, Favian memiliki kesempatan untuk menjawab seluruh keraguan melalui performanya dan membuktikan apakah dirinya memang sosok yang tepat untuk RRQ Hoshi.
- Ayo top up diamond MLBB kalian di Dunia Games sekarang!
Penulis: Redzi Arya Pratama
RRQ Hoshi kembali membuat langkah menarik di tengah perjalanan MPL ID Season 18. Sang Raja memperkenalkan pemain baru untuk mengisi sektor jungle, yakni Favian, sosok yang sebenarnya sudah tidak asing bagi penggemar Mobile Legends: Bang Bang di Indonesia.
Kehadiran Favian tentu langsung mendapatkan perhatian besar dari para fans RRQ Hoshi. Pasalnya, ia bukan nama baru di scene kompetitif dan memiliki pengalaman memenangkan gelar MPL ketika masih memperkuat Team Liquid ID. Rekam jejak tersebut menjadi modal penting ketika Favian kini mendapatkan kesempatan baru bersama salah satu organisasi terbesar di Indonesia.
Namun, perjalanan Favian dalam beberapa waktu terakhir tidak bisa dilepaskan dari tanda tanya. Setelah sebelumnya menjadi bagian dari TLID, namanya kemudian tidak masuk ke dalam roster utama. Favian lalu mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan karier dengan status pinjaman ke scene MPL Malaysia bersama AC Esports.
Sayangnya, perjalanan tersebut juga belum menghasilkan cerita yang diharapkan. AC Esports gagal memberikan hasil yang signifikan, membuat pertanyaan mengenai kondisi dan level permainan Favian semakin relevan untuk dibahas. Padahal, di tim tersebut ia sempat mendapatkan kesempatan bekerja bersama Adi, pelatih yang juga memiliki pengalaman panjang di kompetitif Mobile Legends.
Kini Favian mendapatkan panggung baru bersama RRQ Hoshi. Pertanyaannya, apakah keputusan mendatangkan Favian memang menjadi solusi yang dibutuhkan RRQ, atau justru merupakan perjudian yang harus kembali dibuktikan melalui performa di dalam pertandingan?
Rekam Jejak Juara yang Menjadi Modal

Tidak adil jika membicarakan Favian hanya berdasarkan periode terakhir dalam kariernya. Sebelum mengalami fase yang cukup sulit, ia sudah pernah berada di lingkungan kompetitif yang mampu menghasilkan gelar juara.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kedatangan Favian tetap mendapatkan antusiasme. Seorang pemain yang pernah merasakan tekanan pertandingan besar tentu memiliki pengalaman yang tidak bisa diperoleh dalam waktu singkat.
Namun, pengalaman dan pencapaian masa lalu tidak otomatis menjamin performa yang sama ketika kembali mendapatkan kesempatan bermain. Mobile Legends berkembang sangat cepat. META berubah, pola permainan tim berubah, begitu pula tuntutan terhadap seorang jungler.
Favian kini harus membuktikan bahwa kemampuan yang pernah membawanya menjadi juara masih relevan dengan kebutuhan RRQ Hoshi.
Hal tersebut menjadi semakin menarik karena RRQ sebenarnya sudah memiliki Demonkite di sektor jungle. Secara individual, Demonkite bukan pemain yang bisa dikatakan tampil buruk jika dibandingkan dengan beberapa pemain RRQ lainnya.
Karena itu, kedatangan Favian secara otomatis menimbulkan pertanyaan mengenai alasan utama RRQ melakukan perubahan di posisi tersebut.
Mengapa Harus Favian?
Jika persoalan RRQ Hoshi hanya terletak pada performa individu, maka keputusan mendatangkan Favian tentu membutuhkan penjelasan lebih jauh. Demonkite sendiri memiliki beberapa penampilan yang menunjukkan bahwa ia masih mampu memberikan kontribusi untuk tim.
Persoalannya mungkin bukan semata-mata mengenai siapa jungler yang lebih kuat secara individu. Dalam kompetisi tingkat tinggi, kebutuhan sebuah tim bisa jauh lebih kompleks. Gaya bermain, komunikasi, pemahaman makro, koordinasi dengan roamer dan midlaner, hingga kemampuan menjalankan sistem yang diinginkan pelatih semuanya dapat menjadi pertimbangan.
Di titik inilah Favian memiliki kesempatan untuk memberikan jawaban.
Kegagalannya bersama AC Esports di MPL MY memang menjadi catatan yang tidak bisa begitu saja diabaikan. Namun, kegagalan sebuah tim juga tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada satu pemain. Favian mungkin mendapatkan pengalaman berbeda selama berada di Malaysia, dan pengalaman tersebut bisa saja menjadi bagian dari proses perkembangannya.
Terlebih, ia pernah bekerja bersama Adi selama berada di AC Esports. Pengalaman tersebut setidaknya memberikan tambahan perspektif bagi Favian sebelum kembali mendapatkan kesempatan di Indonesia.
Kini tantangannya jauh lebih besar. RRQ Hoshi sedang berada dalam periode yang membutuhkan konsistensi. Setiap keputusan roster akan mendapatkan sorotan, terlebih ketika tim sedang berusaha memperbaiki performa di tengah persaingan MPL ID Season 18.
Favian tidak hanya datang membawa nama dan pengalaman sebagai mantan juara. Ia juga datang dengan ekspektasi untuk memberikan perubahan.
Waktunya Favian Menjawab Keraguan
Pada akhirnya, pertanyaan mengenai keputusan RRQ mendatangkan Favian baru bisa benar-benar dijawab setelah ia mendapatkan kesempatan bermain.
Statistik, rekam jejak, dan pengalaman masa lalu memang bisa menjadi bahan pertimbangan. Namun, pertandingan tetap menjadi tempat terbaik untuk mengukur apakah seorang pemain cocok dengan kebutuhan tim.
Demonkite juga belum tentu menjadi pemain yang sepenuhnya gagal. Karena itu, kehadiran Favian seharusnya dilihat sebagai persaingan sekaligus kesempatan bagi RRQ untuk menemukan kombinasi terbaik di sektor jungle.
Bagi Favian sendiri, ini merupakan kesempatan untuk kembali membangun kariernya di panggung MPL ID. Ia memiliki pengalaman sebagai juara, tetapi juga membawa sejumlah pertanyaan setelah periode terakhir yang tidak terlalu berhasil.
Menarik untuk melihat apakah Favian mampu menjawab semua keraguan tersebut bersama RRQ Hoshi. Jika berhasil beradaptasi dan memberikan dampak positif, keputusan ini bisa menjadi bagian penting dari perjalanan RRQ di Season 18.
Untuk sekarang, satu hal yang pasti: panggung sudah kembali terbuka untuk Favian, dan waktunya membuktikan diri.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTubeDunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
Artikel Populer

Grand Final PMWC 2026 PUBG Mobile World Cup Day 1 Ditunda, Panitia Klarifikasi!
August 15, 2026
Artikel Terkait
MLBB Tier List Season 42: Cek Hero S-Tier Sebelum Push Rank!
MLBB Tier List Season 42: Cek Hero S-Tier Sebelum Push Rank!
TurboGames • September 18, 2026
Revamp Masha MLBB: Semua yang Berubah, Skill Baru, & Cara Bermain Terbaik
Revamp Masha MLBB: Semua yang Berubah, Skill Baru, & Cara Bermain Terbaik
TurboGames • September 18, 2026
EgaTzy Comeback EVOS, Kenapa Muezza Diganti?
EgaTzy Comeback EVOS, Kenapa Muezza Diganti?
TurboGames • September 18, 2026
3 Hero MLBB Terkuat Setelah Patch Update September 2026
3 Hero MLBB Terkuat Setelah Patch Update September 2026
TurboGames • September 18, 2026
Daftar Urutan Skin Season ML dari Season 1 sampai 42
Daftar Urutan Skin Season ML dari Season 1 sampai 42
TurboGames • September 17, 2026
MPL ID S18 Week 6: TLID Hanya Butuh 1 Menang untuk Lolos Playoff
MPL ID S18 Week 6: TLID Hanya Butuh 1 Menang untuk Lolos Playoff
TurboGames • September 17, 2026

Top Up 

