Offcanvas bottom
Free Fire

EVOS Divine Degradasi, Coach AFM Kecam Runtuhnya Legasi Sang Juara Dunia!

Ditulis Oleh TurboGames Pada September 09, 2026 08:30 PM

banner
  • EVOS Divine degradasi dari FFWS SEA 2026 Fall.
  • Kegagalan ini diraih setelah EVOS finis di posisi 12 Week 4 FFWS SEA 2026 Fall.
  • Dengan hasil ini, EVOS Divine gagal melangkah ke Grand Final.
  • Coach AFM dan para senior eks-EVOS lainnya menyuarakan kekecewaan mereka.
  • Ayo top up diamond FF kalian di Dunia Games sekarang.

Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra

EVOS Divine degradasi dari level kompetisi SEA masih menjadi topik hangat yang dibicarakan di berbagai kalangan. Mulai dari para penggemar, sampai para streamer tampak cukup simpati mendengar kegagalan EVOS Divine di FFWS SEA 2026 Fall. Bukan hal yang mudah tentunya, EVOS pernah berada di puncak sebagai juara dunia Free Fire Esports World Cup (EWC) 2025. Kini, legasi sang juara dunia runtuh dan Sang Macan Putih kini tersungkur dihantam realita dari para pesaingnya.

EVOS Divine Degradasi, Tuai Reaksi dan Simpati Dari Berbagai Pihak

EVOS Divine - FFWS SEA 2026 Fall

Minggu, 6 September 2026 menjadi akhir yang pahit bagi EVOS Divine. Bagaimana tidak? Dengan Sang Macan Putih berada di posisi ke-12 dan gagal melaju ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall menandakan bahwa EVOS Divine degradasi dari level kompetisi SEA. Sebuah mimpi buruk yang harus menjadi nyata, membuat banyak pihak terkejut dan bahkan menyuarakan rasa kecewa mereka terhadap Sang Macan Putih. 

IG Story Manay ex-EVOS

Manay, misalnya selaku eks-Head of Free Fire Division EVOS yang juga merupakan mantan pelatih EVOS Divine mengaku kecewa. Manay melampiaskan rasa kecewanya melalui akun Instagram miliknya. “Sakit hati, seperti tidak rela,” tulis Manay dengan tanda emoticon hati yang patah, melambangkan rasa kecewa dirinya. Caster Bigan Dirgantara yang bertugas di hari yang sama pun, turut melampiaskan rasa kecewanya.

Caster Bigan Dirgantara (Tengah) Kecewa EVOS Divine Degradasi

Patah hati. Tidak kuat, sedih. Tidak percaya,” tulis Bigan melalui akun Instagramnya. Melalui akun TikTok miliknya, Manay pun terlihat meratapi hasil yang diterima oleh EVOS Divine. Tidak hanya Manay dan Bigan, streamer Nune eks-EVOS pun turut simpati atas kegagalan EVOS Divine melalui akun TikTok miliknya. “Nicetry but nothing…,” tulis Nune. Streamer lainnya yang juga merupakan eks-Kapten EVOS Divine, Regi “MR05” Pratama turut menyuarakan rasa sedihnya atas kegagalan EVOS.

Comeback stronger ex team,” tulis MR05. Dan masih banyak penggemar yang turut menyayangkan kegagalan EVOS di musim ini. Bukan hal yang mudah, sekali lagi akan tetapi ini menjadi sebuah hasil yang harus dituai oleh EVOS setelah sepanjang musim mereka berjuang dan tertatih. Sang Macan Putih yang telah membangun legasi, kini musnah dihantam kerasnya persaingan di scene kompetitif Free Fire.

Coach AFM Kecam Hasil EVOS Divine Degradasi, Sebut Legasi Sang Juara Dunia Telah Runtuh!

Dalam interview media bersama Garena Indonesia, Coach AFM sebagai pelatih ONIC yang dulunya pernah menjadi bagian dari EVOS turut menanggapi hasil EVOS Divine degradasi di FFWS SEA 2026 Fall. Coach AFM mengakui ia turut kecewa, atas hasil yang didapatkan oleh EVOS mengingat legasi atau warisan yang telah diukir oleh EVOS sebagai tim berprestasi di scene kompetitif Free Fire di Indonesia.

Coach AFM (Kiri)

Saya bakal terus terang saja ya. Kalau dari saya jawaban saya tidak akan tentang respect, yang pertama saya kecewa banget. Karena kalian membawa (nama) tim esports besar yang punya legasi gede banget bahkan saya ngomong di podcast saya tidak bawa legasi apa apa di EVOS,” ucap Coach AFM kepada media. Menurut Coach AFM, para pemain EVOS Divine seharusnya bisa mempertahankan legasi yang telah melekat di tim tersebut.

Sama halnya di ONIC, Coach AFM pun berusaha untuk menjaga agar ONIC tidak terdegradasi. Baginya, adalah sebuah “aib” jika membawa tim besar untuk kemudian jatuh terdegradasi. “Kalian harus mempertahankan apa yang namanya legasi dari EVOS itu sendiri. Dan legasinya itu hilang kemarin. Yang bikin saya kecewa banget, saya sudah empat season di ONIC (dan) empat season juga struggle fight di week 3,” ujar Coach AFM menambahkan.

Saya kejar-kejaran sama (tim) Sriwijaya, sama KAGENDRA apalagi season kemarin masih ingat, tidak? Sama SE dari week terakhir, day 2 itu pikiran saya bukan tentang lolos (ke Grand Final) lagi tapi tentang saya tidak mau (tim) terdegradasi. Karena yang saya bawa adalah tim yang sangat besar, dan aib yang sangat besar kalau tim ini terdegradasi. Nah makanya pikiran kami waktu di week itu, di day terakhir sudah bukan tentang lolos lagi tapi jangan sampai terdegradasi.”

Lanjut, bagi Coach AFM legasi sebuah tim yang sudah dikenal seperti EVOS sebagai tim yang pernah menjadi juara dunia harus dijaga. Coach AFM kecewa karena melihat tidak ada usaha dari para pemain untuk menghalau MBR agar tidak terdegradasi karena terlalu fokus untuk lolos ke Grand Final. “Karena sebuah legasi kami harus pertahankan. Kemarin saya kecewa lihat EVOS, mereka tim besar (yang) sudah juara dunia dua kali, tapi hasilnya mereka degradasi dan (finis) rank 12

“Dan saya tidak melihat (ada) fight back buat MBR biar tidak saling terdegradasi. Cuma lebih ke arah fokus utamanya mungkin buat lolos ke Grand Final, dan hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Jadi secara personal saya sama seperti story (Instagram)-nya Manay; sakit hati, kecewa ya mungkin karena EVOS tetap EVOS legasinya gede dan ketika dia (EVOS) terdegradasi, pasti semua orang yang pernah menjadi bagian di sana pasti sakit hati, sedih melihatnya seperti itu,” paparnya. 

EVOS Divine - FFWS SEA 2026 Fall

“Bukan tentang lolos ke Grand Final atau tidak, kalau tidak lolos ke Grand Final saya juga mengalami season kemarin. Tapi seminimal mungkin jangan sampai terdegradasi, itu poin utama tentang degradasi. Makanya kita lihat semua yang pernah menjadi bagian dari EVOS seperti Mas Rian, Bang Manay, Nune, dan lain sebagainya kelihatan di story (sosmed)-nya kecewa, termasuk saya juga sebenarnya begitu,” pungkasnya.

Cukup jelas terlihat bahwa begitu banyak pihak yang menyayangkan hasil EVOS Divine degradasi dari FFWS SEA 2026 Fall. Bahkan lebih banyak dari orang-orang yang pernah menjadi bagian dari manajemen/tim tersebut. Pada akhirnya, nasi telah menjadi bubur dan apa yang telah terjadi tidak dapat dihindarkan lagi. Come back stronger untuk EVOS, semoga Sang Macan Putih bangkit menjadi tim yang lebih baik ke depannya.

F.A.Q

1. Apa yang Membuat EVOS Divine Degradasi?

EVOS Divine degradasi setelah finis di peringkat ke-12 dan gagal melaju ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall.

2. Bagaimana Reaksi Para Senior Melihat EVOS Degradasi?

Beberapa senior seperti Manay, MR05 hingga eks-manajer Rian (RR) turut menyuarakan kekecewaan mereka atas hasil yang diraih EVOS. Mengingat, orang-orang inilah yang membawa legasi positif bagi EVOS di scene kompetitif Free Fire.

3. Apa Tanggapan Coach AFM Sebagai Orang yang Pernah di EVOS?

Sebagai mantan staf pelatih, Coach AFM pun turut menyuarakan rasa kecewa. Menurutnya, para pemain EVOS tak menjaga legasi dari tim EVOS sebagai tim yang sudah mendapatkan gelar juara dunia dua kali dalam sejarah scene Free Fire. Pun ia tidak melihat adanya usaha dari para pemain untuk menjaga tim agar tidak terdegradasi.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.

Artikel Populer

Daftar Juara EWC 2026 Dari Semua Cabang Game dan Klasemen Club Championship
Esports

Daftar Juara EWC 2026 Dari Semua Cabang Game dan Klasemen Club Championship

August 17, 2026

Sapu Masalah EVOS Divine di Week 1, Semua Elemen Saling Gotong Royong!
Free Fire

Sapu Masalah EVOS Divine di Week 1, Semua Elemen Saling Gotong Royong!

August 24, 2026

Grand Final PMWC 2026 PUBG Mobile World Cup Day 1 Ditunda, Panitia Klarifikasi!
Mobile Legends

Grand Final PMWC 2026 PUBG Mobile World Cup Day 1 Ditunda, Panitia Klarifikasi!

August 15, 2026

Artikel Terkait

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Free Fire

Prediksi Team Falcons Juara FFWS SEA 2026 Fall, Adji Sven: “Saya Punya Feeling!”

Prediksi Team Falcons Juara FFWS SEA 2026 Fall, Adji Sven: “Saya Punya Feeling!”

TurboGamesSeptember 20, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Free Fire

FFWS SEA 2026 Fall: Bigetron Kena Sanksi di Point Rush, Poin dan Hadiah Dikurangi!

FFWS SEA 2026 Fall: Bigetron Kena Sanksi di Point Rush, Poin dan Hadiah Dikurangi!

TurboGamesSeptember 20, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Free Fire

Super Bigan: Bigetron by Vitality Jangan Terlalu Banyak Kejutan di Grand Final!

Super Bigan: Bigetron by Vitality Jangan Terlalu Banyak Kejutan di Grand Final!

TurboGamesSeptember 19, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Free Fire

FFWS SEA 2026 Fall: Adji Sven Sebut Vietnam Ancaman bagi Indonesia

FFWS SEA 2026 Fall: Adji Sven Sebut Vietnam Ancaman bagi Indonesia

TurboGamesSeptember 19, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Free Fire

Nostalgia Free Fire dari Tahun ke Tahun, Mana Favoritmu?

Nostalgia Free Fire dari Tahun ke Tahun, Mana Favoritmu?

TurboGamesSeptember 19, 2026

5 Karakter Yang Wajib Di Pull Tahun 2025 Genshin Impact: Biar Tidak Cepat Terkena Power Creep!
Free Fire

Prediksi Juara FFWS SEA 2026 Fall, Siapa Harapan Terbaik Indonesia?

Prediksi Juara FFWS SEA 2026 Fall, Siapa Harapan Terbaik Indonesia?

TurboGamesSeptember 17, 2026